Kamis, 29 Desember 2022

Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila dari Perspektif lain

Berbicara tentang pendidikan tentunya tidak terlepas dari sejarah perjuangan para pahlawan khususnya bapak Ki Hajar Dewantara. Perjuangan mereka sangatlah sulit dalam memperjuangkan kemerdekaan dan pendidikan di masa penjajahan belanda dan jepang. Dalam perjuangannya, Ki Hajar Dewantara memiliki ide atau pemikiran terkait pendidikan diantaranya Ing ngarso sung tuladho, Ing Madia Mangung Karso, Tutwuri Handayani, dan pendidikan anak sesuai kodratnya.

Satu hal yang menarik dari pemikiran Ki Hajar Dewantara adalah mendidik anak harus sesuai kodratnya baik itu kodrat zaman maupun kodrat alam. Hal itu sesuai dengan keanekaragaman masyarakat Indonesia di mana masyarakat Indonesia memiliki berbagai perbedaan yaitu perbedaan suku, adat, budaya, agama, keadaan wilayah, dan sebagainya. Dari perbedaan itu tentunya masyarakat Indonesia juga memiliki perbedaan karakter. Dari perbedaan itu, lahirlah Dasar Negara Pancasila yang bertujuan menyatukan perbedaan demi terciptanya perdamaian dan keadilan.

Saat ini pancasila menjadi pondasi pendidikan yang dinamakan Profil Pelajar Pancasila. Tujuan dari penerapan Profil Pelajar Pancasila adalah menciptakan generasi yang beriman dan beradab, memupuk tolenransi, mandiri, kreatif, saling membantu, dan bernalar kritis. Untuk mencapai tujuan itu tentunya harus ada contoh dari guru maupuan orang tua peserta didik sebagaimana yang dikatakan oleh Ki Hajar Dewantara Ing Ngarso Sung  Tuladho yang artinya dari depan guru dan orang tua memberikan tauladan kepada anak agar anak bisa mengikuti. Hal ini sejalan dengan pandangan Islam yang dijelaskan dalam Al-Qur’an Q.S. Al-Ahzab: 21 yang artinya:

 “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah SAW itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan hari akhir dan dia banyak mengingat Allah.”

Dari ayat di atas bisa dikatakan bahwa Nabi Muhammad Sallahu’Alaihi Wasallam senantiasa berdakwah dan sekaligus memberikan contoh pada umatnya. Beliau tidak hanya sekedar berdakwah tapi juga memberikan keteladanan adab dan akhlak yang baik sehingga banyak yang mengikuti jejak Beliau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TELAAH PRAKTIK BAIK PENDIDIKAN YANG MEMERDEKAKAN ( KESIMPULAN TOPIK 5)

Dalam sejarah perjalanan perjuangan kemerdekaan Indonesia, ada 3 hal yang diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa diantaranya perjuangan kem...